1.Pengertian cinta kasih dalam kehidupan manusia
Didalam
kehidupan, Manusia tidak akan pernah padat dipisahkan dari yang namanya Cinta
dan Kasih Sayang. Dari mulai dilahirkan ke dunia ini sampai kita
meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya.
Cinta
adalah suatu perkataan atau ungkapan yang mengandungi makna perasaan yang
sangat rumit untuk dijelaskan dan dialami semua makhluk. Cinta juga dapat
diartikan seperti perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam. Selain
itu, dalam kehidupan manusia tidak pernah lepas dari yang namanya cinta.
Sejak
dalam kandungan, Manusia sudah mendapatkan apa yang dinamakan dengan kasih sayang.Sang Ibu yang senantiasa
menjaga untuk buah hatinya dalam kandungan agar dan terlahir dalam keadaan
normal dan sehat. Sedangkan sang ayah senantiasa menjaga istrinya yang sedang
hamil dan berusaha memenuhi apapun kebutuhan yang dibutuhkan oleh istrinya.
Setelah anak terlahir ke dunia ini maka kedua orang tua tidak akan mungkin
pernah mengilangkan rasa cinta dan kasihnya kepada sang buah hati. Mereka akan membesarkan,
menjaga, dan mendidiknya hingga sang anak tumbuh dewasa. Begitu pula dengan
sang anak yang tetap berbakti dan menghormati kedua orang tuanya hingga akhir
hayatnya. Inilah yang disebut dengan cinta
kasih dalam keluarga atau perasaan dalam keluarga dimana didalamnya
terdapat unsur perhatian, tanggung jawab dan saling menghormati. Cinta kasih dalam keluarga sangat
diperlukan untuk masa perkembangan seorang anak, dengan adanya cinta kasih
dalam keluarga maka sang anak akan merasa nyaman didalam lingkungan keluarga.
Namun,
bukan berarti cinta kasih tersebut adalah memanjakan sang anak dengan menuruti
semua apa yang diinginkan oleh anak tersebut, apabila terjadi demikian maka
sang anak akan susah untuk menjadi lebih dewasa. Cinta kasih yang dimaksud ialah dengan memberikan pendidikan akan
budi pekerti dan sopan santun yang akan sangat baik untuk perkembangan anak
kedepannya.
Banyak
kenakalan remaja dimulai dari kurangnya rasa kasih sayang dalam keluarga. Orang
tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya atau bahkan adanya permasalahan dalam
keluarga sehingga kondisi psikologis anak menjadi terganggu. Dengan kurangnya
rasa kasih sayang dalam keluarga akan berimbas pada anak yang cenderung
meluapkan rasa emosinya ke hal-hal yang negatif seperti pergaulan bebas dan narkoba.
Dalam
bermasyarakat atau berhubungan dengan orang lain pun kita tidak akan bisa lepas
dari yang namanya kasih sayang. Setiap hari kita bertemu orang dan saling sapa-menyapa
itu merupakan salah satu bentuk sikap kasih sayang kita terhadap sesama. Cinta
dan kasih sayang terhadap orang lain tidak hanya yang seperti kita ketahui
bahwa perasaan cinta dan kasih itu seperti orang pacaran atau orang menikah.
- Cinta lebih cenderung kepada Romantisme dan Asmara.
- Kasih lebih cenderung kepada Keluarga dan Tuhan.
- Kasih lebih cenderung kepada Keluarga dan Tuhan.
Tanpa
adanya cinta dan kasih sayang maka tidak akan ada yang Kehidupan. Dalam
bermasyarakat, tanpa cinta dan kasih sayang kita tidak akan bisa saling
mengenal antara satu dengan yang lainnya. Manusia sudah dikodratkan untuk
menjadi makhluk sosial dimana manusia tidak dapat hidup tanpa adanya bantuan
orang lain. Ini merupakan salah satu motivasi mengapa manusia mencintai dan
menyayangi seseorang. Bahkan di dalam agama Islam, mencintai sesama manusia
merupakan kewajiban, itu telah diatur dalam pengertian hablumminannas atau hubungan antara manusia dengan manusia.
Menurut Erich Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
- Perasaan
- Pengenalan
- Tanggung jawab
- Perhatian
- Saling menghormati
- Perasaan
- Pengenalan
- Tanggung jawab
- Perhatian
- Saling menghormati
Hubungan
antara dua orang memuncak dalam hubungan cinta. Asal mula hubungan cinta itu
adalah anugerah dari Tuhan. Syarat cinta ialah kerendahan hati orang yanng memanggil, kesediaan pada orang
yang dipanggil. Dalam unsur cinta individualitas masih tetap ada, hanya
ditutupi dengan berbagai pengorbanan, tetapi demi cinta pula. Cinta tidak dapat
diukur secara objektif. Bahkan lebih sulit sekali untuk mengetahuinya. Akan
tetapi suatu saat cinta dapat putus secara mendadak karena adanya pengkhianatan
terhadap pasangan dalam cinta. Bila yang dicintai tidak cocok dengan gambaran
semula tentang dia, ia tetap dapat dicintai. Tetapi kemungkinan adanya pelaku
ketiga dalam sebuah pasangan tersebut. Ini merupakan kritik dan kewaspadaan
terhadap cinta . untuk lebih waspada, perlu dikaji konsep cinta dalam ajaran
agama.
"Cinta adalah Anugerah yang luar
biasa dari Tuhan YME, oleh karena itu kita yang diberikan anugrah tersebut
wajib untuk menjaganya. Karena tanpa cinta dan kasih sayang manusia tidak akan
pernah bisa hidup. Sayangilah Tuhanmu,Dirimu dan Sesamamu "
2. Contoh kasus cinta kasih dalam kehidupan manusia
Ada banyak contoh kasus cinta kasih yang dapat kita jumpai di sekitar
kita. Mulai dari cinta kasih kepada kedua orang tua, kepada adik atau
kakak, kepada pasangan atau kekasih, dan masih banyak lagi. Yang akan
saya bahas di tulisan ini adalah Cinta Kasih Kepada Orangtua.
Ada perbedaan cinta kasih kepada orangtua di zaman dahulu dan zaman sekarang, perbedaannya antara lain :
Zaman dahulu anak-anak dan remaja cenderung lebih sopan kepada orangtua-nya, mereka masih sangat nurut dan patuh pada peraturan yang diberikan orangtua. Dalam hal berpamitan ketika ingin keluar rumah juga mereka masih mencium tangan kedua orangtua dan mengucapkan salam, dan ketika diberi nasehat tidak mengelak, menyangkal, dan lain-lain.
Sedangkan zaman sekarang, anak-anak dan remaja cenderung bebas dan tidak begitu memperhatikan dan mempermasalahkan sopan santun. Contohnya dalam hal berpamitan, tidak lagi mencium tangan kedua orangtua bahkan ada yang tidak mengucap salam ketika keluar rumah. Banyak sekali perbedaan cinta kasih kepada kedua orangtua di zaman dahulu dan sekarang, bukan dalam hal sopan santun saja. Zaman sekarang, ketika orangtua yang sedang merayakan anniversary atau tahun pernikahan akan diberikan kejutan juga dari anak-anak nya, sedangkan zaman dahulu tidak mementingkan yang seperti itu.
3. Pembahasan
Zaman dahulu anak-anak dan remaja cenderung lebih sopan kepada orangtua-nya, mereka masih sangat nurut dan patuh pada peraturan yang diberikan orangtua. Dalam hal berpamitan ketika ingin keluar rumah juga mereka masih mencium tangan kedua orangtua dan mengucapkan salam, dan ketika diberi nasehat tidak mengelak, menyangkal, dan lain-lain.
Sedangkan zaman sekarang, anak-anak dan remaja cenderung bebas dan tidak begitu memperhatikan dan mempermasalahkan sopan santun. Contohnya dalam hal berpamitan, tidak lagi mencium tangan kedua orangtua bahkan ada yang tidak mengucap salam ketika keluar rumah. Banyak sekali perbedaan cinta kasih kepada kedua orangtua di zaman dahulu dan sekarang, bukan dalam hal sopan santun saja. Zaman sekarang, ketika orangtua yang sedang merayakan anniversary atau tahun pernikahan akan diberikan kejutan juga dari anak-anak nya, sedangkan zaman dahulu tidak mementingkan yang seperti itu.
3. Pembahasan
- Pembahasan: dari uraian dan contoh kasus diatas jelas adanya perbedaan cinta kasih orang orang terdahulu dan sekarang karena orang orang sekarang sudah terpengaruhi dengan budaya budaya yang tidak baik sehingga menjadikan etika dan nilai kesopanan mereka berkurang dan orang orang sekarang cenderung lebih bebas namun tetap tidak akan bisa menghilangkan cinta dan kasih yang tulus dari hati mereka karena saya yakin setiap orang di dunia ini memiiki dan membutuhkan cinta serta kasih sayang dari sesama
- Saran: walaupun terkena dampak perkembangan jaman nyatanya anak jaman sekarang tetap tidak bisa menghilangkan peran penting dari cinta dan kasih sayang maka dari itu kita sebagai orang orang yang hidup di jaman modern sebaiknya harus bisa berlaku bijak terhadap perkembangan jaman sehingga tidak menghilangkan norma apalagi cinta dan kasih sayang
4. Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar